Selasa, 15 Maret 2011

ALAT MUSIK TRADISI YANG MASIH BERTAHAN

0 comments
 
Alat musik Tradisi, di Tau Ta’a  Lipu Sabado memiliki alat musik tradisi yang Cukup banyak dan beragam, mulai dari alat musik petik, gesek, tiup maupun pukul. Diantarannya yang sempat didokumentasikan adalah

  • Nggeso adalah alat gesek yang merupakan salah satu dari sekian banyak alat musik yang di miliki oleh tau Ta’a, alat ini semacam biola pada alat musik modern yang terbuat dari : tempurung, kilit binatang seperti kus – kus, bambu, rotan dan kayu apa saja yang penting keras. Beberapa orang yang mahir dan masih sering bermain Ngeso seperti Apa Deni, ApanTuko, Apa Ninu.
  • Du’e adalah alat musik petik satu tali yang terbuat dari kayu mancili, Bambu sebagai pengantar bunyi ke membrane tempurung, dan dimainkan dengan cara dipetik membrane tempurung dirapatkan pada perut dan sesekali dibuka untuk mencari sound lain. Tinggal beebrapa orang saja yang masih bias mempermainkan alat musik ini termasuk APantuko dan apa Deni.
  • Talali adalah alat musik tiup yang terbuat dari bambu berukuran sekitar 50 Cm dengan diameter 2 cm dan memiliki 3 lubang untuk resolusi udara tempat meletakan jari dan hanya memiliki 3 nada. Dengan teknik meniup menggnakan perasaan untuk menemukan sound yang baik dan enak ditelinga. Tinggal bebrapa orang saja yang masih memainkannya, diantranya Indo Ntuko  

  • Talalo adalah alat pukul sejenis garputala terbuat dari bambu berukuran kira kira 75 cm, saat ini tinggal 1 orang yang bisa bermain Talalo hanya tinggal Indo Ntuko.  

  • Tamburu adalah alat pukul yang terbuat dari bambu berdiameter 10 cm dengan panjang bambu 35 cm. di Sabado setiap Pemuda dan anaka anaka juga kaum perempuan dapat mempermainkan tamburu bisa bermain Tamburu. Tamburu iramanya enerjik dan bersemangat, biasanya dipakai dalam Upacara Ritual Mobolong. Sebum ada ganda (gendang) atau jika tidak ada gendang dan gong tamburu dapat dipakai. ( Gambar Alat, Terlampir) 

  • Yori adalah alat musik yang menggunakan getaran dan ditampung dalam rongga mulut sebagai membrane dengan cara ditarik sehngga menimbulkan getaran dan berbunyi. Yoru terbuat dari kulit enau yang dikeringkan, Yori berukuran panjang 10 cm  dan lebar 2 cm. Dilipu sabadao hanya tinggal Indo Tuko yang dapat memainkannya. 

  • Ganda/ Kanda adalah nama alat musik pukul yang biasa kita kenal dengan gendang yang memiliki dua buah kulit menutupi kedua sisinya. Hamper semua pemuda maupun anak anak dapat bermain Ganda ( Gambar Alat, Terlampir) 

  • Kua – Kua adalah alat musik tiup yang terbuat dari bambu berukuran sekitar 50 Cm dengan diameter 1/2 cm dan memiliki 3 lubang untuk resolusi udara.  Hanya Tinggal Indo Ntuko sendiri yang bisa bermain alat ini ( Gambar Alat, Terlampir) 

  • Gongi atau Gong adalah alat musik pukul terbuat dari kuningan yang mereka beli di Toili dan kepulaun sea-sea. Sebagai alat pasangan dari Ganda dipakai untuk upacara adat mobolong, panto. Gongi berukuran diameter 80 Cm dan 70. permain gong hanya dibolehkan dipegang oleh kaum wanita jika melakukan ritual upacara adat. Semua wanita dilipu sabadao dapat memainkannya. 

Leave a Reply

Blogger templates

Blogger news

Kareba Dopa NAVAI

Popular Posts

Facebook